Skip to main content

Suara

Fak sajak
Fak
Aku nak benci kau
Macam yang aku pernah
Aku nak bakar buku2 sajak
Buang
     Buang
          Buang abu penuh satu ru
                                                   ang
aku nak padam perktaan sajak, puisi, syair dalam kamus otak semua manusia

Nafas yang dihirupnya sajak, sarapan sajak, berak keluar sajak, tido mimpikan sajak, kencing sajak, sembahyang sajak, melangkah pun sajak. Semuanyaaa... sajak dan akhirnya ketika dia mati tak ada siapa pun kebumikan dia kecuali sajak2 yang tetiba bercantumcantum dari keratan2 akhbar sajaknya yang dia kumpul dalam satu fail, membentuk setubuh wanita berambut panjang, menangis dan berpecah semula, menjadi selembar kertas putih, mengapankan tubuhnya.

Tiada siapa yang mengangkatnya ke kubur. Waktu malam hujan menangis dan kertas kapannya hancur dan mayatnya telanjang, membusuk.